Penonton bayaran bagi acara sebuah reality TV show merupakan sebuah kewajiban yang harus ada karena memang bertujuan untuk meramaikan suasana dan memang mereka itu bekerja sebagai penonton bayaran. Kalau di Indonesia mereka biasanya akan tertawa dan ramai saat acara tv berlangsung dan ada yang mengkoordinir untuk bisa kompak dan agar bisa berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan.
Nextshark.com
Namun kalau di China mereka akan pura-pura tertawa atau menangis agar acara tersebut lebih menarik lagi, jadi memang kalau orang itu sudah bakatakting maka sudah dipastikan akan memiliki penghasilan yang banyak. Layaknya seorang artis mereka pun pandai berakting seperti tertawa, menangis dan tepuk tangan sesuai dengan skenario nya.
Nextshark.com
Dilansri dari Nextshark (01/06/2017), ternyata seorang penonton bayaran bisa mendapatkan gaji sebesar 800 yuan atau sekitar 1.5 Juta rupiah per satu acara yang berlangsung selama 3-4 jam. Mereka juga bisa mengajak temannya untuk menjadi penonton bauaran dan mereka akan mendapatkan bonus sebesar 30% dari upah mereka. Kalau pengguna media sosial biasanya menyebut para penonton bayaran itu dengan julukan "Anak laki-laki menangis", "Gadis berduka", dan juga "Kaisar emosional"
Nextshark.com
Agar bisa menjadi penonton bayaran yang profesional ternyata ada syarat-syarat khusus tapi cukup mudah yaitu anda harus memiliki tinggi badan minimal 155cm, bersedia memeriahkan acara dengan tepuk tangan, tertawa dll yaitu dengan mengikuti sesuai dengan perintah. Hal yang tidak boleh dilakukan oleh penonton bayaran adalah tdak boleh tertidur dan bermain hp selama acara berlangsung ini sudah menjadi kewajiban para penonton bayaran. Kalau dilihat dari dari segi finansial kayaknya pendapatan bayaran di China lebih besar namun saya juga belum tahu pasti pendapatan penonton bayaran di Indonesia.
Apakah anda juga berminat menjadi penonton bayaran atau yang jadi penonton bayaran bisa juga komentar tentang pengalamannya ?

0 Response to "Jangan Kaget Inilah Penghasilan Penonton Bayaran Di China"
Posting Komentar